Gebrakan Bisnis Lokal Garut Di Era Digital

Keindahan Gunung Papandayan. Sumber Gambar: www.asliindonesia.net
Kalau kamu sering melihat sinetron FTV pasti tau dong, nama Garut. Yap Garut adalah salah satu nama daerah yang berada di provinsi Jawa barat, dengan keindahan alam serta banyaknya obyek wisata menjadikan Garut selalu dilirik para wisatawan untuk bertamasya. 

Hamparan sawah yang begitu subur nan sejuk kerap kali menjadi tempat syuting sinetron FTV. Hampir setiap saya menonton FTV lokasi syuting pasti daerah Garut. Tak dipungkuri lokasi yang indah nan sejuk tersebut sering kali membuat saya kagum. 

Pernah terlintas dipikiran saya, kepingin sekali untuk melihat langsung kota Garut guna merasakan sejuknya udara, rindangnya pepohonan dan menyurvei perkembangan ekonomi digital Garut. Perlu diketahui dengan seksama kota Garut termasuk salah satu kota yang memiliki potensi besar untuk meroketkan ekonomi lokal di era digital seperti yang tengah kita semua jalani.

Dukungan platform media sosial, baik instagram, facebook, twitter tentu dapat dimaksimalkan secara konsisten untuk menambah laju terjang ekonomi kota Garut. Seperti dilansir pada laman ekonomibisnis.com Menpar (Menteri Pariwisata) Bapak Arie Yahya berniat menjadikan kota Garut menjadi destinasi wisata kelas Dunia.

Tentu itu sangat menjadi peluang yang sangat bagus bagi pelaku UMKM lokal daerah Garut untuk terus muncul dan berkiprah dalam market lokal maupun international. 

Dukungan pemerintah pusat serta pemerintah lokal ini layak untuk disambut baik semua kalangan untuk menciptakan banyak peluang demi ikut menggebrakan laju ekonomi kota Garut. Menteri pariwisata sendiri akan menggelontorkan dana sebesar 100 Miliar ditambah 30 Miliar dari Pemprov Jawa Barat sendiri guna memperbaiki beberapa obyek wisata di kota Garut dengan harapan kedepannya dapat menjadi andalan untuk Indonesaia menarik para wisatawan berkunjung ke tanah Sunda tersebut.

Apabila rencana kementerian pusat ini mampu mengangkat potensi wisata Garut tentu juga akan membangkitkan beberapa sektor laju ekonomi lokal Garut, meliputi sektor Kerajinan lokal, penginapan, sektor kuliner, dan paling penting dapat menyerap lapangan pekerjaan lebih luas lagi.
Keindahan obyek wisata Garut. Sumber foto: www.wisatabaru.com
Perlu diketahui langkah yang diambil oleh Pemerintah RI sendiri sangat tepat sekali, apalagi industri Pariwisata pada tahun 2018 kemarin menjadi salah satu peyumbang devisa negara kedua dengan nilai angka hingga US$ 16 Miliar setelah industri sawit. Harapannya setelah langkah briliant ini dalam menjadikan Garut sebagai wisata yang mendunia kedepannya dapat memincut animo turis untuk datang ke Indonesia.

Bicari soal potensi wisata di Indonesia ini peluangnya amat sangat besar sekali, apalagi ditengah terjangan media sosial seperti instagram tentu sangat mendukung kelangsungan untuk menggaet para turis baik lokal maupun international.

Sebagai contoh, saat ini banyak sekali masyarakat khususnya pedesaan kini tengah berlomba-lomba menjadikan kampung halamannya untuk terlihat bersih dan rapi. Tidak hanya merapikan dan membersihkan sebagian sudut pedesaan saja.

Banyak juga yang memberikan inovatif dengan berbagai atribut agar terlihat lebih cantik sehingga desa tersebut bisa menjadi terlihat rapi serta kreatif menjadi desa wisata.

Jangan salah, walaupun hanya pedesaan kalau dikelola dengan baik bisa menggerakan roda ekonomi daerah setempat. Ketika ada waktu luang libur panjang saya sering sekali melakukan penelitian dibeberapa desa wisata dekat tempat tinggal saya. Rasa penasaran sering kali muncul dibenak pikiran ketika sedang mengunjungi desa wisata.

Menyempatkan ngobrol, dengan pengelolanya menjadi kewajiban yang selalu saya lakukan demi terus menambah wawasan saya perihal pengelolaan desa wisata. Rasa yang semula penasaran menjadi berubah kagum karena dari hasil penelitian tadi, desa wisata jika di kelola dengan baik, memanfaatkan peluang yang ada akan menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Yang semula mengganggur, akhirnya dapat ikut membantu menjadi guide tour para wisatawan, yang punya produk kerajinan atau kuliner menjadi berkembang setelah laku diserbu para wisatawan yang berkunjung.
Keindahan salah satu desa wisata di Garut. Sumber gambar: www.Jelajahgarut.com
Desa kecil saja kalau dikelola dengan baik penuh ide cemerlang dapat mendatangkan banyak wisatawan apalagi Garut, yang memiliki nilai histori yang begitu panjang. Perlu diketahui dengan seksama nama Garut sudah terkenal pada penjajahan kolonial Belanda. Yang paling di ingat, Garut selalu menjadi destinasi para orang asing dahulunya karena pegunungan yang indah, pepohonan rindang, hamparan tanah subur menjadikan Garut pernah mendapat julukan Garut Swiss Van java dari bangsa kolonial kala itu.

Dengan nilai histori yang sangat mengesankan tersebut tentu menjadi peluang bagi pemerintah untuk bekerjasama langsung dengan seluruh masyarakat Garut. Guna menjadikan Garut ini menjadi destinasi yang wajib dikunjungi para turis jika Bertandang ke Indonesia.

Menurut data kebanyakan para turis dari berbagai belahan dunia, jika berkunjung ke Indonesia hanya mengunjungi Bali, Jakarta, Jogja dan kota besar saja. Harapannya setelah Garut di Branding ulang dikemas dalam bentuk kampanye wisata pasti akan menjadi peluang untuk Indonesia mendapatkan devisa dari para turis yang berkunjung.

Jika semuanya dapat berjalan sesuai rencana untuk merengkuh hasil gemilang bukan tidak mungkin, Garut bisa menjadi andalan bagi Indonesia guna mendorong potensi wisata agar lebih maju.

Kesejukan udara, pesona alam yang sangat gemilang, transportasi mudah sangat mendukung rencana tersbut, apalagi di Garut sendiri banyak sekali orang-orang kreatif dalam membuat aneka ragam kerajinan, makanan hingga pakaian.

Garut saat ini memiliki pelaku UMKM mencapai angka 51ribu, tentu ini adalah angka yang sangat banyak. Dari angka 51ribu belum semuanya go-online karena masih ada beberapa kendala yang paling utama belum semuanya dipasarkan melalui internet.
Antusias masyarakat setempat, dalam memproduksi dodol Garut. Sumber gambar: www.jabarprov.go.id
Padahal diera industri 4.0 yang baru kita jalani, menjadikan internet sebagai jembatan bisnis sangat wajib untuk dilakukan, supaya bisnis yang dijalankan agar terus survive dan selalu berkembang menembus pasar potensial. Di Garut sendiri banyak sekali olahan makanan yang begitu lezat sekali seperti dodol, dorodok, opak bungbulang, chocodot hingga lodo.

Dengan banyaknya olahan makanan yang super lezat tersebut tentu sangat mendukung sekali untuk pendamping kemajuan sektor wisata kedepannya. 

Semakin banyaknya para turis yang berkunjung di suatu tempat baik lokal maupun mancanegara para turis tersebut selalu menyempatkan untuk memborong produk olahan lokan setempat guna dijadikan oleh-oleh untuk sanak keluarganya. Apabila suatu saat nanti ketika saya pribadi berkunjung Garut, saya wajib untuk membeli oleh-oleh disana.

Tak dipungkuri kelezatan makanan khas Garut selalu menjadi primadona banyak orang terutama olahan dodolnya yang memiliki aneka rasa yang sangat legit. 

Yang pasti untuk meroketkan ekonomi suatu daerah tentu harus melalui kreativitas serta kerjasama baik pemerintah dan penduduk lokal agar bisa saling berkaloborasi mendapatkan pasar yang tepat, guna meningkatkan omzet produk UMKM. Apabila kerjasama sudah dijalin dengan baik, konsisten dalam melakukan pemasaran pencapaian-pencapaian serta target yang gemilang dapat direngkuh dengan mudah.

Seperti yang dilansir pada laman www.wartaekonomi.co.id omzet UKM Garut pada tahun 2017 kemarin berhasil tembus diangka 1,79 Triliun. Tentu ini adalah angka yang sangat tinggi sekalian dari produk lokal diolah dikemas dengan se kreativitas mungkin, dapat menyentuh angka Triluanan. 

Harapannya pada tahun 2019 ini angka tersebut dapat terus naik hingga menyentuh 3 Triliun, karena ditopang dengan kemudahan akses internet serta semakin mudahnya transportasi tentu menjadi mimpi bersama untuk menjadikan Garut untuk Go-international melalui kreativitas masyarakatnya dan panorama alamnya yang begitu sangat memukau dunia.

Selain olahan makanan yang begitu lezat ada sektor kerajinan yang menjadi andalan Garut dalam menumbuhkan ekonomi lokal. Apa itu? yakni kerajinan khas yang terbuat dari bahan dasar kulit domba.
Memastikan produk kulit berkualitas. Sumber gambar: Garuttravel.com
Oiya informasi untuk pembaca sekalian Garut tak hanya terkenal dengan panorama alamnya yang memukau dan kelezatan kulinernya saja lho, Garut juga terkenal dengan Domba. Yap, domba-domba yang berasal dari Garut selalu menjadi pilihan bagi pengrajin untuk diambil kulitnya.

Sebab, kulit domba garut dapat menjadi aneka kerajinan tangan yang dapat menyentuh nilai rupiah yang sangat tinggi.

Domba garut juga terkenal dengan ketangkasan serta tanduk yang sangat kuat, tak jarang domba Garut menjadi pilihan penghobi ternak, menjadikan domba garut sebagai pilihannya.

Dibalik ketangkasan serta tanduk yang begitu kuat, domba garut sangat memiliki banyak manfaat yang begitu banyak. Daging yang dihasilkan melalui domba tersebut juga sangat banyak, bahkan kulit dari domba tersebut juga dapat dijadikan sebuah kerajinan bernilai juta-an rupiah. 
Garut juga terkenal dengan kegagahan Dombanya. Sumber foto: www.pulsk.com
Di garut sendiri banyak sekali pengrajin kulit domba, para pengrajin disana lebih memilih dibuat aneka macam jaket, tas, sepatu hingga dompet.

Kulit domba garut sendiri memiliki keunggulan khusus yakni tidak mudah robek dan kelenturan kulit tersebut. Jika kita berkunjung ke kota Garut pasti kita akan menjumpai aneka pengrajin kulit domba. 

Sektor kerajinan jaket saat ini di Garut semakin tumbuh, dengan banyaknya permintaan serta gaya fashion yang selalu berubah banyak pengrajin di Garut selalu berinovasi terus konsisten supaya produk kulitnya dapat laku keras dipasaran. Saat ini sudah banyak sekali e-commerce bermunculan tentu ini bisa menjadi pilihan yang sangat tepat bagi pra pengrajin kulit domba, untuk menemukan pasar potensial.

Peminat kerajinan aneka kulit domba sangat banyak sekali, mereka masih sangat kesulitan menemukan produk yang betul-betul memiliki kualitas kulit domba yang bagus. Dengan problematika tersebut, tentu pengrajin harus dengan sigap menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk meraup omzet lebih tinggi.

Apalagi perkembangan digital sudah sangat pesat sekali, banyaknya fitur platform digital serta mudahnya akses menjadi peluang yang amat besar sekali mendapatkan pasar potensial.

Gunakan jasa photografer profesional untuk membuat foto kerajinan dari kulit domba tersebut menjadi lebih ciamik, selanjutnya target audience insight dengan tepat gunakan kalimat yang menjual dengan komposisi sama dengan produk yang ditawarkan ke market, setelah semua itu dapat dilakukan dengan baik, bukan mustahil produk kulit garut bisa menjadi nilai ekspor yang sangat tinggi di pasar dalam negeri maupun luar negeri.
Kualitas industri Kulit Garut yang menjadi buruan para wisatawan. Sumber gambar: Jabarprov.go.id
Saking bagusnya kualitas yang dihasilkan oleh kulit domba Garut banyak orang rela mengeluarkan uang dengan nominal tertentu agar bisa memakai produk original yang terbuat dari kulit domba Garut.

Potensi yang sangat besar ini tentu harus betul-betul dimaksimalkan para pengrajin guna untuk dapat terus berkiprah meroketkan produk kerajinan lokal Garut dapat menembus market yang sangat tepat, apalagi dukungan pemerintah lokal dan pusat telah menyiapkan anggaran khusus untuk membranding kota Garut lebih mendunia.

Jika nantinya ini berhasil orang yang berwisata di Garut seperti Gunung papandayan, Kamojang ecopark, Karacak Valley atau tempat populer lainnya dapat antusias membeli oleh-oleh kerajinan kulit khas Garut tersebut.
Era digital memudahkan pebisnis meraih potensi market yang besar. Foto by: Unplash.com
Sejatinya era digital bukan era yang menakutkan untuk para penggiat ekonomi lokal, justru dengan dengan era digital menjadi peluang yang sangat besar untuk siapa saja yang terjun langsung dalam menggerakan ekonomi lokal untuk bersaing dengan produk dari belahan dunia.




Sumber referensi:

4 Komentar untuk "Gebrakan Bisnis Lokal Garut Di Era Digital"

  1. Asyik mas, semoga bisa ke Garut ya

    BalasHapus
  2. Mudahan kita bisa syuting Ftv disini ya kang Syarif...

    BalasHapus
  3. Saya yakin kota Garut bakalan jadi kota yang bersahaja dan ramah tamah terhadap tamu lokal dan mancanegara...

    BalasHapus
  4. Lengkap banget ya garut ini. Ekosistemnya buat UMKM bisa banget ditungkatkan.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel