Keharmonisan Silaturahmi Yang Harus Dijaga Saat Hari Raya Lebaran


Tanggal 5 juni 2019 adalah hari yang paling ditunggu oleh seluruh umat muslim di belahan dunia tak terkecuali di Indonesia sendiri. Karena tepat tanggal 5 Juni kemarin bertepatan dengan tanggal 1 Syawal hari kemenangan untuk seluruh umat muslim yang mana setelah 30 hari harus berjibaku dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1440 H.

Menjalankan ibadah puasa ramadhan selama 30 hari secara full adalah bagian bentuk usaha untuk meraih kemenangan di hari raya idul fitri seperti saat ini kita rasakan. Perlu diketahui dengan seksama menjalakan ibadah puasa selama 30 hari full bukan perkara yang mudah karena kita diminta untuk tidak hanya menahan lapar saja, melainkan kita juga harus menahan hawa nafsu yang condong keperbuatan negatif dan paling penting diminta untuk mengerjakan amal baik sebaik mungkin.

Setelah hasil sidang isbat pemerintah memutuskan hari raya idul fitri jatuh pada tanggal 5 juni, seluruh umat muslim dipenjuru kota di Indonesia makin tambah semangat serta antusias dalam menjalankan ibadah demi dapat menuntaskan bulan suci ramadhan dengan gelar podium juara.

Eforia kegembiraan pun terpancar diwajah seluruh kaum muslim saat waktu petanda adzan magribh berkumandang saat puasa genap 30 hari. Gema takbir dari berbagai sudut terus dikumandangkan oleh seluruh kaum muslim baik dari anak-anak hingga orang tua. Penulis sendiri dalam merayakan takbiran pun penulis lebih suka dengan mengikuti takbiran keliling karena bisa menunjukan kebahagian dalam menyambut kemenangan kepada seluruh orang.

Sesekali menggemakan takbir serta menebar senyum kepada rombongan yang sedang ikut serta dalam takbir keliling menjadi eforia yang selalu dirayakan dengan bangga dan penuh kerinduan.

Pagi hari, gema takbir pun masih terdengar merdu diberbagai sudut, orang-orang sudah berpakaian rapi, wangi, untuk persiapan jalan ke lapangan ada juga yang langsung bergegas ke masjid untuk menjalankan sholat idul fitri.

Dimomen spesial lebaran kali ini, saya memanfaatkan betul momen ini untuk merajut silahturahmi kepada kerabat, sudara, dan sanak family yang telah lama tidak berjumpa. Senyum sapa, bersalaman dengan kegembiraan adalah bentuk kerinduan kepada soadara-sodara saya.

Tepat dihari pertama lebaran, paket data internet sengaja saya matikan karena saya tahu betul, dimomen lebaran begini banyak sekali chating masuk yang pada mengucapkan hari raya lebaran baik secara personal maupun dalam grub yang saya ikuti.

Keharmonisan silahturahmi saat hari raya lebaran menjadi hal utama saya agar tetap menjaga silaturahmi kepada kerabat yang saya temui maupun yang datang langsung kerumah.

Mendengarkan cerita kerabat dalam merajut prestasi kepingan hidup selalu menjadi topik pembicaraan yang sangat seru sekali bagi saya, selain untuk bertukar pikiran tentu juga demi menjaga  keharmonisan silahturahmi dengan kerabat. Saya sangat senang sekali mengeksplor cerita kerabat maupun tamu yang datang dirumah. Banyak mendengarkan cerita kerabat ternyata memudahkan kita dalam membangun networking.

Ditopang dengan merendahkan hati, berbicara apadanya, tidak menyombongkan apa yang telah kita raih menjadikan silahturahmi kian harmonis. Banyak sekali orang yang gagal membangun silahturahmi yang harmonis kepada sanak family karena adanya beberapa hal dalam berkomunikasi.

Sebisa mungkin saat kedatangan tamu atau sedang bertamu usahakan untuk tidak memainkan smartphone ketika sedang berbicara baik serius maupun bercanda. Jika kamu sedang diajak berbicara kemudian kamu hanya sibuk bermain smartphone saya jamin, lawan bicara kamu jengkel dan akan menganggap kamu tidak memiliki jiwa peduli.

Perjuangan untuk mudik tidak hanya mengeluarkan biaya dan tenaga yang tidak sedikit, namun mereka tetap lakukan supaya bisa berkumpul menciptakan kehangatan silahturahmi kepada keluarga tercinta yang telah lama tidak berjumpa.

Banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk menciptakan keharmonisan bersilahturahmi bisa dengan mengajaknya travelling, olahraga, hingga memberikan ide serta semangat untuk menorehkan prestasi hidup yang lebih berkelas. Jangan hanya berharap tamu yang datang kerumahmu syukur-syukur kalau jarak rumahmu dengan kerabat bisa ditempuh dengan waktu 1-3 jam lebih baik juga datangin tidak usah saling iren.

Harapannya dengan keharmonisan silahturahmi yang telah dirajut dimomen Hari Raya Idul Fitri membuat relasi serta networkingmu semakin luas dengan begitu rezeki akan mudah terbuka, dan semoga dipanjangkan umurnya dalam penuh keberkahan.

Tak lupa kami juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Mohon Maaf Lahir Dan Batin apabila banyak salah dalam tulisan yang dimuat dalam blog ini maupun dalam tulisan di media sosial lainnya.

Belum ada Komentar untuk "Keharmonisan Silaturahmi Yang Harus Dijaga Saat Hari Raya Lebaran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel