Sibakul Beringharjo; Sistem Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha Berdaya Saing Khas Orang Jogja

Dokumen Pribadi
Provinsi DIY adalah sebuah provinsi yang memiliki potensi market yang besar. Kenapa bisa begitu? karena provinsi DIY memiliki banyak sekali obyek wisata yang menjadi destinasi bagi para turis baik dari dalam negeri sendiri maupun mancanegara. Perlu diketahui dengan seksama semakin tinggi para turis berkunjung kesuatu daerah tentu sangat berdampak dengan perputaran roda ekonomi lokal daerah.

Siapa sangka, dalam kurun waktu terakhir ini sudah ada puluhan juta turis keluar masuk proivinsi DIY setiap tahunnya guna untuk menghabiskan waktu berlibur. 

Baik melalui bandara, stasiun, maupun transportasi darat lainnya para turis selalu berdatangan. Seperti kita ketahui, saat ini beberapa daerah provinsi DIY tengah berlomba-lomba untuk terus melakukan inovasi dalam membranding daerah masing supaya dapat dilirik para pelancong yang berdatangan.

Daerah seperti kabupaten Sleman, Kulonprogoro, Bantul, Gunungkidul semua terus melakukan inovasi demi memajukan daerahnya masing-masing. Mulai dari pemerintahannya hingga masyarakatnya sendiri terus berupaya kompak demi satu misi menjadikan daerahnya dikenal.

Semakin kuat branding obyek wisata semakin banyak juga para pelancong berdatangan. Dengan banyaknya pelancong yang berdatangan tentu sangat menjadi sebuah peluang sangat epik bagi elemen yang terlibat guna memajukan UMKM daerah.

Provinsi DIY saat ini sudah memiliki banyak sekali pelaku UMKM baik mulai sektor kuliner, kerajinan, pakaian, hingga produk lokal. Dengan animo para pelakum UMKM yang begitu besar ini tentu layak untuk diapreasi, guna UMKM lokal agar terus tetap survive dan konsisten dalam bersaing menjadikan yang terbaik.
Menggelar festival UMKM bentuk dukungan dari dinas DIY
Keseriusan pemerintah DIY melalui Dinas Koperasi DI Yogyakarta dan PLUT-KUMKM DIY selalu berupaya keras agar terus tercipta networking yang baik dari pihak lain guna terus mendukung para pelaku UMKM lokal supaya tetap maju, bersinergi menciptakan potensi yang sangat besar. 

Diera teknologi 4.0 yang kini tengah kita semua jalani, menjadikan bisnis untuk bisa diakses secara online adalah sebuah kewajiban, tidak hanya offline saja. Market online kini sudah sangat melimpah ruah sekali, sehingga untuk menarget potensi market yang besar tentu sangat mudah.

Dukungan pemerintah yang memadahi serta teknologi yang semakin mudah tentu membuat animo para pelaku UMKM tentu harus lebih semangat terus berinovasi menciptakan produk yang bernilai tinggi maupun mengembangkan produk kian lebih luas lagi.

Tepat pada hari Jum'at tanggal 25/10/2019 saya kembali mengunjungi event rutin yang di selenggarakan oleh Dinas Koperasi DIY di lingkup rumah dinas bupati Sleman.

Kali ini event yang dikemas dengan tema UMKM SEMBADA memberikan warna-warni tersendiri. Lebih dari 30 UMKM turut serta dalam menghadirkan  produk-produk buatan yang bernilai tinggi.

Perasaan antusias sering kali menyelimuti lubuk hati saya yang paling dalam ketika mampir ke stand-stand yang menyuguhkan berbagai varian cita rasa yang lezat. 
Kesegaran Beras Kencur, penghilang rasa haus ketika mengunjungi Festival UMKM Sembada
Berhubung waktu itu, cuaca sangat panas saya menyempatkan mampir ke stand minuman, pasti dong cuaca panas paling enak minum, minuman segar. Setelah puas dengan menghilangkan rasa haus ditenggorakan selanjutnya, saya berjalan sambil melihat-melihat stand yang menjajakan produk lainnya.

Tepat sampai dibelakang panggung, saya melihat banner kecil yang bertulis Sibakul Beringharjo, timbul rasa penasaran kemudian saya langsung mendatangi dan menyapa sama penjaga stand tersebut untuk menggali informasi seputar Sibakul Beringharjo tersebut.

Ketika mendekat ke stand tersebut, penjaga hanya menjelaskan informasi dasar saja selebihnya kita diberi brosur untuk dibaca sebagai rerensi mengetahui Sibakul Beringharjo tersebut.
Melayani Pengunjung Dengan Sepenuh Hati, Di Stand Sibakul Beringharjo 
Dengan menyeruput minuman yang saya beli tadi, kemudian saya baca brosur yang saya dapat dari stand Sibakul Beringharjo tersebut. Informasi-informasi menarik seputar UMKM DIY saya dapatkan pada brosur tersebut. Setelah membaca dengan detail dengan penuh penasaran saya mulai paham.

Ternyata Sibakul Beringharjo itu akronim dari Sistem Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha Berdaya Saing Khas Orang Jogja. Sibakul Beringharjo sendiri yakni sebuah wadah bagi UMKM DIY yang berguna untuk pendataan UKM lokal tersendiri agar lebih memudahkan para investor menemukan UKM lokal yang akan dikembangkan lebih pesat lagi.

Dengan adanya Sibakul Beringharjo ini tentu sangat bagus sekali bagi pelaku UMKM karena mereka sangat terbantu dengan adanya pendataan secara resmi dari dinas terkait.
Sibakul Beringharjo
Dengan sebutan yang sangat unik ini, membuat saya mulai paham mengenai fungsi dan program yang akan dikembangkan oleh Sibakul Beringharjo sendiri. Selain pendataan yang dilakukan melalui Sibakul Beringharjo sendiri ada sistem yang sangat bagus yang menunjang para UMKM agar terus survive dan melakukan inovasi yang kian apik lagi.

Bagi saya pribadi dengan adanya sistem yang telah disusun oleh Sibakul beringharjo ini membuat saya kagum. Kenapa? karena sistem ini sangat mempermudah para pelaku UMKM untuk terus berkembang dirana digitalisasi. Harapannya kedepan UMKM lokal terutama didaerah provinsi DIY kian lebih produktif lagi dan terus maju meroketkan omzet lebih besar lagi.

Bagi para pelaku UMKM yang ingin produk kreatifnya dapat dijangkau pasar yang lebih potensial lagi tentu mengikuti program pembinaan dari Sibakul Beringharjo tentu adalah solusi praktis yang layak untuk diikuti.

Dalam pembinaan Sibakul Beringharjo sendiri ada 4 program yang telah dirancang sesuai perkembangan era digital yakni meliputi :

1. Pendataan KUKM terintegrasi
2. Sistem Klastering KUKM
3. Kurikulum KUKM
4. Aplikasi Tata kelola KUKM

Demi berjalan lancarnya sistem tersebut, saat ini Dinas Koperasi dan UKM DIY sedang melakukan update database UMKM yang tersebar di wilayah DIY. Dengan pembaruan database tersebut berguna untuk mengetahui kebutuhan dasar pelaku UMKM  agar pembinaan yang dilakukan lebih tepat sasaran sesuai potensi usaha tersebut.

Bagi pembaca sekalian terutama para pelaku UMKM yang ingin mengapdate data guna mengikuti pembinaan oleh Sibakul Beringharjo, kalian dapat mengisi form melalui link berikut ini bit.ly/dataumkmdiy.
Selain festival UMKM, menggelar berbagai lomba Blog dan foto adalah cara jitu menggaet market potensial
Setelah puas, berkunjung di stand Sibakul beringharjo selanjutnya saya pindah ke stand makanan, yap mengisi perut agar tetap kenyang dan energi tetap powerfull.

Selama mendatangi pameran UMKM yang telah dilaksanakan diberbagai tempat di wilayah DIY, pameran yang digelar di lingkup rumah dinas Bupati Sleman ini terbilang cukup berhasil. Hampir semua stand yang serta produk yang dijajakan pada pameran tersebut saya amati hampir semua rame dirubung oleh para pembeli.

Tentu raut para pelaku UMKM sangat sumringah karena omzetnya bakal naik. Dalam pameran yang bertakjub SEMBADA UMKM dapat menumbuhkan semangat para pelaku umkm untuk terus tumbuh melakukan inovatif diera digital.
Wajah bahagia Ketika Produk laris manis. Dokumen pribadi
Saya pribadi setiap kali mendatangi pameran produk lokal saya selalu menyempatkan untuk membeli produk dari stand yang saya kunjungi selain ikut membantu menggerakan roda ekonomi UKM tersebut tentunya juga ikut memberikan dukungan produk lokal agar terus berjalan.

Semangat para pelaku UMKM ini juga didorong terus oleh Dinas Koperasi DIY dan PLUT-KUMKM DIY dengan selalu mengadakan gelaran pameran dan hadirnya pembinaan melalui Sibakul Beringharjo. Apalagi kini Dinas Koperasi DIY tengah menjalin kerjasama dengan pihak lain seperti Tokopedia dan Go-jek sehingga perpaduan inovasi dalam era digital mampu mengangkat UMKM DIY kian melebarkan sayap menemukan market yang tepat.



*Tulisan ini dibuat dengan penuh semangat, dengan penuh hati-hati untuk di Ikutkan dalam lomba Blog Sibakul Beringharjo*

1 Komentar untuk "Sibakul Beringharjo; Sistem Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha Berdaya Saing Khas Orang Jogja"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel