Merayakan Ramadhan dengan Semangat Ibadah dan penuh Kerinduan Bersama IMSA


Bulan suci ramadhan adalah bulan yang selalu dinantikan oleh seluruh umat muslim dari seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di Indonesia. Wajah gembira perasaan diselimuti kerinduan dengan bulan suci sudah dirasakan oleh banyak orang dari 7 hari menjelang penetapan sidang isbat 1 Ramadhan 1440 H.

Pemasangan banner dengan ucapan "Marhaban Yaa Ramadhan" sudah mulai terlihat di berbagai sudut lingkungan desa tempat tinggal saya dan sudah mulai antusias di gaungkan di media sosial, bahwa bulan ramadhan akan segera datang dan tugas kita sebagai umat muslim untuk menyambutnya dengan kebahagian dan penuh kerinduan, semangat dalam meningkatkan ibadah dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Dalam ajaran islam, umat muslim dianjurkan untuk menyambut datangnya bulan suci dengan penuh suka cita dengan meningkatkan taqwa kepada Allah SWT, bahkan dahulu Nabi Muhammad SAW juga berpesan kepada sahabat serta umatnya untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT dipenghujung bulan syaban karena selesai syaban tamu agung yakni bulan ramadhan segara menjumpai kita.

Antusias yang sangat luar biasa kian membara disaat mengawali sholat tarawih perdana sebelum esok paginya puasa. Yang biasa masjid tidak selalu penuh, tetapi saat bulan ramadhan menjadi penuh karena antusias umat muslim dalam berlomba-lomba mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk mendapatkan pahala demi pahala setiap ibadah maupun amal baik yang dilakukan. Saat sedang mengikuti majelis pengajian, pasti kita selalu mendengar ceramah yang sangat familiar yang selalu disampaikan oleh penceramah yakni "Pintu surga dibuka lebar-lebar dan pintu neraka ditutup rapat-rapat".

Mendengar ceramah yang dsampaikan oleh ustadz, membuat banyak jama'ah terbangkit semangatnya untuk meningkatkan ibadah demi pahala sebanyak mungkin untuk bekal di Akhirat kelak.

  •  Khatam Qur'an Menjadi Kewajiban
Menyemarakan ramadhan dengan wajib khatam
Ibarat rindu dengan sesorang yang lama tak berjumpa, sekali ketemu kita tidak mau melewatkan momen pertemuan spesial tersebut. Begitu pula saat bulan Ramadhan setiap hari-harinya saya lakukan sebaik mungkin dengan ibadah dan amal baik.

Setiap datangnya bulan Ramdahan, mengkhatamkan Al-Qur'an adalah sebuah keawajiban untuk diwujudkan. Selain untuk mensyiarkan kemeriahan ramadhan tentu juga untuk melatih diri agar terbiasa dekat dengan Al-Qur'an baik saat di bulan Ramdhan, maupun pada bulan-bulan lainnya. Lantunan Qur'an setiap hari selalu diamalkan dengan suara merdu, hingga memperkuat hafalan Qur'an supaya hafaln Qur'an yang ada dikepala tetap terjaga.

Saling menyimak, serta membetulkan bacaan Qur'an saat tadarus di Bulan Ramadhan
Perlu diketahui, selain disebut juga dengan bulan penuh berkah bulan suci ramadhan juga termasuk bulan turunnya Al-Qur'an yang sering disebut dengan Nuzulul Qur'an. Saking istimewanya, setiap  orang yang membaca, mendengarkan, maupun menyimak akan menjadi pahala yang berlipat.

demi terwujudnya khatam Qur'an setiap hari saya selalu menerapkan untuk bisa khatam 1 jus lebih, demi bisa khatam tepat waktu.


  • Memberikan Materi Pengajian untuk Adik-adik TPA 
Kegiatan gerak jalan dan kompetisi TPA
Momentum selain untuk meningkatkan ibadah, juga banyak digunakan oleh para remaja masjid desa tempat saya tinggal guna berbagi ilmu kepada adik-adik yang masih sekolah. Memberikan materi seputar mengaji Qur'an dan dan ilmu manfaat lainnya. Tidak hanya itu saja demi menyemarakan bulan ramadhan kami seluruh pemuda memberikan motivasi berupa lomba cerdas cermat.

Adik-adik TPA
Harapannya dengan adanya lomba, serta TPA yang telah diprogram oleh rekan-rekan remaja masjid ini bisa berbuah hasil manis menciptakan generasi yang selalu menyebarkan syiar datangnya bulan Ramadhan hingga dewasa kelak, dan ilmu-ilmu yang diberikan oleh para senior bisa menjadi amal jariyah.

  • Bulan Ramadhan Momen Tepat untuk Mengupdate Ilmu
Mendengarkan ceramah sebelum sholat tarawih
Dalam menyemarakan euforia bulan Ramadhan kali ini, selain kedua poin diatas ada satu kegiatan yang belum pernah saya lakukan pada bulan Ramadhan sebelumnya. 

Dalam ramadhan kali ini saya pribadi sering sekali sholat tarawih di Masjid berbeda setiap malamnya, guna mendapatkan materi ilmu baru lewat ceramah yang disampaikan oleh sang khatib ketika menjelang sholat tarawih, karena saya pribadi sadar lewat kerinduan bulan Ramadhan membuat hati lebih terbuka, sehingga jadi mudah untuk menangkap ilmu-ilmu agama guna terus semangat dalam meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

  • Bulan Paling Dinanti untuk Merekatkan Tali Silaturahmi
Buka puasa bersama dengan remaja Masjid Darussallam
Masuknya bulan ramadhan saya pribadi mendapat beberapa undangan berbuka puasa yang diadakan oleh rekan lam maupun rekan kerja. Acara buka bersama selain untuk makan bersama serta berbagi kebahagiaan tentu paling penting yakni untuk membangun network.

Selain itu juga untuk menyambung silaturahmi kepada siapa saja, yang semula renggang karena berbeda dalam pilahan pemilu atau beda pendapat dengan adanya semarak bulan ramadhan ini langkah yang paling tepat untuk merajut kembali kehangatan silaturahmi bisa dengan berbuka puasa bareng yang lebih baik bisa saling memaafkan.

Merajut kehangatan silaturahmi juga saya lakukan betul pada bulan ramadhan ini dengan berbuka puasa bareng hingga berbagi artikel seputar olahraga menarik lewat tulisan blog yang saya buat. 

Eforia semarak ramadhan yang begitu luar biasa sangat mengesankan sekali di desa tempat tinggal saya daerah kabupaten Sleman, Yogyakarta. saling berbagi makanan, tenaga, hingga ilmu menjadikan ramadhan kian sempurna. 

Setiap perayaan bulan ramadhan disetiap daerah tentu berbeda-beda, tak terkecuali di negara Amerika  serikat.

Amerika adalah negara super power dunia yang sangat hebat, kesibukan setiap kotanya dan kemajuan teknologinya membuat bulan ramadhan di Amerika tentu sangat mengesankan betul. Suatu impian untuk bisa mencicipi suasana bulan ramadhan di negeri paman sam pernah terbayang dibenak saya.

Dahulu pernah melihat di televisi kemeriahan bulan suci ramadhan di Amerika saling silaturahmi dengan umat musim lainnya serta mengadakan berbagai kegiatan positif memperbanyak pahala.

Sumber gambar: Amr Alfiky/ Reuters
Menurut berbagai sumber online, waktu puasa di Amerika hingga 18-19 jam, walaupun lebih lama dari di Indonesia umat muslim disana sangat antusias dan penuh semangat menjalankan puasa.

IMSA (Indonesia Muslim Society in America) adalah sebuah organisasi non profit yang berada di Amerika utara yang selalu menerbarkan kebaikan-kebaikan lewat berbagai agenda demi terciptanya tali persahabatan teruntuk kaum muslim maupun non-muslim.

Seperti yang dilansir pada laman website IMSA, berbagai program kemanusian hingga dakwah pun dilakukan. Tak tanggung-tanggung ustadznya saja orang top semua diantaranya Ustadz Shamsi Ali, Ustadz Salim, dkk.

Misi paling utama yang diusung IMSA yakni untuk medukung komunitas muslim yang ada di Amerika terlebih bagian utara untuk terus meningkatkan intelektual dan spritual dengan harapan dapat bermanfaat untuk menjalani kehidupan di Amerika juga di Indonesia. Yang paling membuat saya terkagum oleh IMSA yakni para anggota juga punya misi agar menghadirkan suasana yang damai lewat berbagai kegiatan, maupun aktivitas lainnya.

Pada bulan Ramadhan 1440 H, IMSA (Indonesia Muslim Society in America) juga membuat semarak ramadhan kian lebih berwarna dengan membuat agenda yang sangat positif.

Program Ramadhan, IMSACARE.
Sumber Gambar: fecebook.com/imsa
Dengan adanya lomba blog ini yang diselenggarakan langsung  oleh IMSA membuat motivasi saya untuk berkunjung ke Amerika semakin menggebu, karena ingin sekali bersilaturah dengan rekan-rekan IMSA yang sedang merajut study maupun yang bekerja di negeri paman sam tersebut.

Semangat tulisan lomba blog ini juga saya persembah untuk guru saya yakni Ustadz Shamsi Ali yang terus menebarkan dakwah di Amerika.

Demikianlah kemeriahan semarak desa kami dalam menyambut bulan ramadhan 1440 H. Semoga tahun depan masih bisa menyambut ramadhan dengan kerinduan dan semangat yang berlipat ganda. Untuk para pembaca semua bagaimana dengan semarak ramadhan di tempat kamu, yuk bagikan cerita kamu dalam menyemarakan bulan suci ramadhan melalui kompetisi blog bersama IMSA.





Belum ada Komentar untuk "Merayakan Ramadhan dengan Semangat Ibadah dan penuh Kerinduan Bersama IMSA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel